Senin, 04 November 2013

DAHLAN ISKAN


Dahlan Iskan





Prof. Dr.(H.C.) Dahlan Iskan (lahir di Magetan, Jawa Timur, 17 Agustus 1951; umur 62 tahun), adalah mantan CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos Group yang bermarkas di Surabaya posisinya tersebut kemudian digantikan oleh putranya, Azrul Ananda,. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2009. Pada tanggal 19 Oktober 2011, berkaitan dengan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Dahlan Iskan diangkat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara menggantikan Mustafa Abubakar.
Awal karier


Karier Dahlan Iskan dimulai sebagai calon reporter sebuah surat kabar kecil di Samarinda, Kalimantan Timur pada tahun 1975. Tahun 1976, ia menjadi wartawan majalah Tempo. Sejak tahun 1982, Dahlan Iskan memimpin surat kabar Jawa Pos hingga sekarang.
Jawa Pos


Dahlan Iskan adalah sosok yang menjadikan Jawa Pos yang waktu itu hampir mati dengan oplah 6.000 ekslempar, dalam waktu 5 tahun menjadi surat kabar dengan oplah 300.000 eksemplar. Lima tahun kemudian terbentuk Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia yang memiliki 134 surat kabar, tabloid, dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia. Pada tahun 1997 ia berhasil mendirikan Graha Pena, salah satu gedung pencakar langit di Surabaya, dan kemudian gedung serupa di Jakarta. Pada tahun 2002, ia mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya, yang kemudian diikuti Batam TV di Batam dan Riau TV di Pekanbaru.
Fangbian Iskan Corporindo (FIC)


Sejak awal 2009, Dahlan adalah sebagai Komisaris PT Fangbian Iskan Corporindo (FIC) yang akan memulai pembangunan Sambungan Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pertengahan tahun ini. SKKL ini akan menghubungkan Surabaya di Indonesia dan Hong Kong, dengan panjang serat optik 4.300 kilometer.
Perusahaaan Listrik Negara (PLN)


Sejak akhir 2009, Dahlan diangkat menjadi direktur utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar yang dikritik karena selama kepemimpinannya banyak terjadi mati lampu di daerah Jakarta.Semenjak memimpin PLN, Dahlan membuat beberapa gebrakan diantaranya bebas byar pet se Indonesia dalam waktu 6 bulan, gerakan sehari sejuta sambungan. Dahlan juga berencana membangun PLTS di 100 pulau pada tahun 2011. Sebelumnya, tahun 2010 PLN telah berhasil membangun PLTS di 5 pulau di Indonesia bagian Timur yaitu Pulau Banda, Bunaken Manado, Derawan Kalimantan Timur, Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan Citrawangan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN)


Pada tanggal 17 Oktober 2011, Dahlan Iskan ditunjuk sebagai pengganti Menteri BUMN yang menderita sakit. Ia terisak dan terharu begitu dirinya dipanggil menjadi menteri BUMN karena ia berat meninggalkan PLN yang menurutnya sedang pada puncak semangat untuk melakukan reformasi PLN.


Dahlan melaksanakan beberapa program yang akan dijalankan dalam pengelolaan BUMN. Program utama itu adalah restrukturisasi aset dan "downsizing" (penyusutan jumlah) sejumlah badan usaha. Ihwal restrukturisasi masih menunggu persetujuan Menteri Keuangan.


Beberapa kinerjanya disorot. Dahlan gagal membawa lima perusahaan BUMN untuk melepas saham perdana (initial public offering/IPO) di lantai bursa.Adapun, berkat kepemimpinannya, BUMN dinilai bersih dari korupsi oleh masyarakat juga merupakan kinerja dan keberhasilannya membangun BUMN.


Beliau juga giat mendukung program mobil nasional yang berpenggerak listrik. Namun pada tanggal 5 Januari 2013, beliau mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil listrik Tucuxi di kawasan Tawangmangu, Jawa Timur. Dahlan Iskan selamat, namun mobilnya rusak parah.
Kehidupan pribadi


Dahlan Iskan dibesarkan di lingkungan pedesaan dangan kondisi serba kekurangan. Orangtuanya tidak ingat tanggal berapa Dahlan dilahirkan. Dahlan akhirnya memilih tanggal 17 Agustus dengan alasan mudah diingat karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.


Dahlan Iskan pernah menulis buku berjudul Ganti Hati pada tahun 2008. Buku ini berisi tentang pengalaman Dahlan Iskan dalam melakukan operasi transplantasi hati di Cina.

Selain sebagai pemimpin Grup Jawa Pos, Dahlan juga merupakan presiden direktur dari dua perusahaan pembangkit listrik swasta: PT Cahaya Fajar Kaltim di Kalimantan Timur dan PT Prima Electric Power di Surabaya.


VISI MISI


Gelaran Konvensi Demokrat untuk mencari capres potensial resmi dimulai hari Minggu, 15 September 2013. Deklarasi Konvensi Demokrat ini diikuti oleh sebelas peserta yang sudah terpilih pada tahap pra konvensi, empat diantaranya dari internal Partai Demokrat. Mereka adalah Pramono Edhie Wibowo, Hayono Isman, Marzuki Alie dan Sinyo Harry Sarundajang. Sedangkan tujuh orang lainnya berasal dari non partai. Mereka adalah Ali Masykur Musa, Anis Baswedan, Dahlan Iskan, Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Dino Patti Djalal dan Irman Gusman. Kesebelas peserta konvensi tersebut dipersilakan untuk memperkenalkan diri dan berkesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya jika kelak terpilih menjadi capres dari Partai Demokrat. Para peserta konvensi diharapkan bisa menarik perhatian masyarakat dan bisa meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat pada Pemilihan Legislatif 2014 kelak. Sehingga, jika ambang batas PT 20% tercapai maka Partai Demokrat bisa mengusung capres dan cawapresnya sendiri tanpa perlu berkoalisi.


Dengan adanya konvensi ini dipastikan kesebelas pesertanya akan mulai dikenal di masyarakat. Meskipun mereka harus bekerja keras untuk dapat bersaing dengan tokoh yang sudah jauh lebih tinggi popularitas dan elektabilitasnya seperti Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Karena untuk bisa bersaing dengan tokoh seperti Jokowi, para peserta harus bisa membangun jaringan politik hingga ke masyarakat bawah. Para peserta harus bisa membangun citra diri yang positif dan bisa menarik simpati masyarakat karena citra pemimpin yang disukai rakyat saat ini melekat pada sosok Jokowi.


Namun tidak ada greget yang bisa diperlihatkan para peserta dalam menyampaikan visi dan misinya. Sebagian besar masih didominasi oleh gaya pidato yang klise dan monoton. Tidak ada sesuatu yang bisa menarik perhatian para pemirsa TVRI (siaran live) dari orasi politik yang disampaikan oleh para peserta. Hanya empat kandidat yang dianggap ‘menggelitik’ menurut anggota komite konvensi, Effendi Gazali. Tanpa menyebut nama, satu diantaranya adalah Dahlan Iskan. Dalam jumpa pers sebelum acara dimulai Dahlan Iskan mengaku belum memikirkan apakah hasil akhir konvensi bakal bisa melampaui elektabilitas Jokowi. Dia tidak mau terbebani dengan target konvensi untuk bisa melampaui elektabilitas Jokowi yang makin meroket. Yang dipikirkannya adalah mempersiapkan diri mengikuti konvensi dengan baik.


Yang menarik dari Dahlan Iskan adalah gayanya saat menyampaikan visi dan misinya yang bergaya Clintonnisme. Gaya ini dipakai Bill Clinton dalam menyampaikan visi dan misinya saat kampanye presiden. Tujuannya jelas untuk menarik simpati warga Amerika. Hal ini pula yang dilakukan Dahlan Iskan dalam mengawali orasinya. Diawali dengan menceritakan siapa dirinya dan awal mula mengikuti Konvensi Demokrat, yang pada awalnya memang tidak disetujui oleh istri beliau. Tetapi dengan lihai Dahlan Iskan bisa meyakinkan sang istri hingga akhirnya ijin untuk mengikuti konvensipun keluar. Selanjutnya Dahlan mengaku pula tidak punya kelebihan diantara pesaingnya sesama capres Konvensi Demokrat dengan mengatakan kalau dirinya adalah figur paling lemah diantara figur lainnya. “Kelebihan yang saya punyai adalah saya yang paling lemah. Cuma tamatan SMA,” ujar Dahlan merendah pada acara pengenalan peserta konvensi. Dahlan juga mengaku kalau lebih memprioritaskan tugasnya sebagai menteri BUMN. Tugas-tugasnya di BUMN tidak akan terbengkalai karena keikutsertaannya di konvensi. Kalaupun tidak terpilih dalam konvensi ini Dahlan Iskan mengaku sudah siap karena lebih mengutamakan pekerjaan.


Dalam pemaparannya juga Dahlan Iskan menyebut sebagai calon presiden ia ingin mengubah Negara Indonesia ini dari negara dagang menjadi negara industri. Kebiasaan impor yang dilakukan sejak tahun 1998 mengakibatkan Negara Indonesia yang tadinya negara industri berubah menjadi negara dagang. Lebih banyak mengimpor daripada memproduksi barang. Jika ini bisa dilakukan maka untuk lima tahun kedepan Indonesia bisa menjadi negara industri dan selanjutnya bisa mewujudkan perekonomian yang lebih baik untuk Indonesia.


Suatu visi dan misi yang bagus dan idealis, hanya saja mengubah suatu keadaan tidaklah semudah yang dipetakan. Banyak permasalahan yang akan timbul jika sudah menyangkut perut masyarakat banyak. Dahlan Iskan harus banyak belajar menghadapi permasalahan yang lebih kompleks. Karena tanpa itu semua visi dan misinya tidak akan berjalan sesuai yang diharapkan.


Hasil survei Soegeng Saryadi School of Government (SSSG) menyebutkan bahwa Dahlan Iskan memiliki tingkat elektabilitas yang mencolok berkisar 31,6% disusul Anis Baswedan 5,6% kemudian di tempat ketiga Pramono Edhie Wibowo 2,5%. Dalam hal ini Dahlan Iskan leading di ajang konvensi dan berpeluang untuk memenangkan Konvensi Demokrat. Karakter Dahlan Iskan mendekati sosok pemimpin yang disukai masyarakat. Sederhana, rendah hati, jujur dan sebagai menteri BUMN bisa membuat perusahaan-perusahaan plat merah itu kembali menangguk profit. Meskipun tidak sedikit juga yang collaps. Hanya saja Dahlan Iskan belum berpengalaman menjadi kepala daerah. Memerintah di suatu daerah meskipun dengan skala kecil, mempunyai permasalahan yang lebih rumit dibanding memimpin suatu perusahaan. Karena bersentuhan langsung dengan aspirasi rakyat. Seorang pemimpin perusahaan yang handal sekalipun belum tentu bisa memimpin rakyat. Rakyatlah yang akan menilai dan merasakan gaya kepemimpinannya. Selama ini Dahlan Iskan bekerja menjadi ‘boss’ para pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN yang sebagian sudah berjalan bagus kinerjanya karena mempunyai direktur yang handal. Tetapi sebagai peserta Konvensi Demokrat, Dahlan Iskan dinilai lebih baik dari para peserta lainnya .


Yang menjadi pertanyaan, mampukah Dahlan Iskan mengalahkan Jokowi dalam gaya kepemimpinan yang pro rakyat? Masyarakat sudah terlanjur menempatkan gaya kepemimpinan Jokowi dalam hatinya. Meskipun masyarakat itu sendiri ada yang tidak pernah dipimpin secara langsung oleh Jokowi. Dan menempatkan bahwa rakyat adalah raja. Seorang pemimpin harus berani menjadi pelayan untuk rajanya. Benarkah Dahlan Iskan diprediksi akan menjadi kuda hitam jika Jokowi dicapreskan. Dengan catatan pula Partai Demokrat memenuhi PT 20% . Siapkah sang kuda hitam ini melaju menjadi kuda pacu ?





LEMBAGA SURVEI


Survei LSJ: Dahlan Iskan Capres Alternatif Paling Banyak Dipilih
April 1, 2013   News   No comments
dahlan-populer130328b
Liputan6.com, Jakarta : Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil jajak pendapat terhadap tingkat keterpilihan calon presiden yang tidak memiliki partai sebagai kendaraan politik atau yang dikenal sebagai calon alternatif. Hasilnya, nama Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi calon alternatif paling populer.

“Yang kami survei adalah nama-nama di luar partai politik, tapi namanya sering disebut media atau dikenal sebagai capres alternatif. Dengan pertanyaan, seandainya pilpres dilaksanakan sekarang siapa yang akan dipilih, responden menjawab Dahlan Iskan,” kata Direktur Riset LSJ Rendy Kurnia di Jakarta, Kamis (28/3/2013).

Menurut Rendy, sebanyak 17,2 persen responden memilih Dahlan Iskan, 13,1 persen memilih Ketua Mahfud MD, dan 10,8 persen memilih Raja Dangdut Rhoma Irama. Para responden menilai Dahlan sebagai sosok sederhana, responsif, jujur, dan merakyat.

“Ia juga dinilai memiliki sosok sederhana dan anti protokoler. Selain itu, dengan jaringan media dimilikinya semakin memperkuat pula alasan publik memilihnya menjadi capres potensial di 2014,” ucap Rendy.

Meski demikian, langkah Dahlan sebagai calon presiden dinilai akan tertahan. Sebab, hingga saat ini masih belum memiliki kendaraan politik untuk bertarung dalam Pilpres 2014.

Survei LSJ ini dilakukan tanggal 4 Febuari sampai 16 Maret 2013 di 33 provinsi. Survei ini menggunakan sampel 1.225 orang dengan tingkat kesalahan 2,8 persen. Jajak pendapat dilakukan menggunakan teknik wawancara responden dengan pedoman kuisioner.

Berikut tingkat elektabilitas capres alternatif berdasar survei LSJ:

1. Dahlan Iskan (17,2 persen)
2. Mahfud MD (13,1 persen)
3. Rhoma Irama (10,8 persen)
4. Abraham Samad (5,2 persen)
5. Sri Mulyani Indrawati (3,9 persen)
6. Chairul Tanjung (3,6 persen)
7. Djoko Suyanto (2,8 persen)
8. Rizal Ramli (2,5 persen)
9. Pramono Edhie Wibowo (1,9 persen)
10. Irman Gusman (1,4 persen)
11. Gita Wirjawan (1,3 persen)
12. Anies Baswedan (1,1 persen)

JAKARTA - Hasil survei Pusat Data Bersatu (PDB) tentang popularitas dan akseptabilitas peserta konvensi calon presiden (capres) dari Partai Demokrat menempatkan Dahlan Iskan di posisi teratas.

Dari survei itu diketahui popularitas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mencapai 71,2 persen, dan tingkat penerimaan publik (akseptabilitas) juga teratas di angka 48,4 persen. Di posisi kedua ada Marzuki Alie dengan popularitas 61,7 persen dan akseptabilitasnya 24,8 persen.

Sementara popularitas Pramono Edhie Wibowo dengan Anies Baswedan bersaing ketat di urutan ketiga dan empat masing-masing dengan persentase 39,4 persen dan 39,2 persen.

Sedangkan akseptabilitas Pramono hanya 12,6 persen, kalah dibanding Anies Baswedan sebesar 18,8 persen. Di urutan berikutnya ada nama Gita Wirjawan, Haryono Isman, Dino Patti Jalal dan nama lani.

"Secara spesifik survei ini melihat dua kubu yang diadu, antara capres konvensi partai demokrat dengan capres di luar konvensi. Untuk sesama peserta konvensi, yang tertinggi ternyata Pak Dahlan Iskan, 71,2 persen, disusul Marzuki Ali 61,8 persen," kata peneliti PDB, Agus Herta di Jakarta, Kamis (10/10).

Namun saat capres peserta konvensi dengan non konvensi disandingkan, survei PDB menyimpulkan bahwa secara umum popularitas capres konvensi Partai Demokrat masih kalah bersaing dibanding capres di luar konvensi. Dari 11 capres konvensi, hanya popularitas Dahlan yang mampu bersaing dengan capres non konvensi.

Dari survei bisa dilihat bahwa nama Joko Widodo masih berada diurutan teratas sebagai capres paling populer (95,2 persen). Menyusul Jusuf Kalla 93,4 persen, Megawati Soekarno Putri 92,4 persen, Aburizal Bakrie 89,8 persen, Prabowo Subianto 89,2 persen, Wiranto 89 persen, Hatta Rajasa 88,2 persen dan Dahlan Iskan 71,2 persen.

"Dari hasil ini kita lihat peserta konvensi tidak ada yang di atas 80 persen. Jadi masih sangat rendah. Untuk menjadi seorang Presiden saya kira harus di atas 80 persen," kata Agus.

Dari segi elektabilitas, dari 11 peserta konvensi, hanya Dahlan Iskan yang bisa bersaing dengan capres di luar konvensi. Dimana hasil survei PDB mencatat elektabilitas Joko Widodo masih teratas 36,0. Sedangkan Prabowo (6,6), menyusul Dahlan Iskan (5,0). Jusuf Kalla (4,6), Wiranto (4,0), Aburizal Bakrie (3,0), Mahfud MD (2,4) dan Megawati (2,0).

Direktur sekaligus peneliti PDB, Didik Rahbini mengatakan survei ini dilakukan menggunakan metode telepolling, atau wawancara melalui telepon yang dilakukan 21-24 September 2013. Responden dipilih secara acak sistematis berdasarkan buku telepon residensial yang diterbitkan oleh PT Telkom.

Jumlah responden yang dilibatkan dalam survei ini sebanyak 500 orang di 10 kota besar, di antaranya DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Balikpapan, Makassar dan Jayapura. Tingkat margin error lebih kurang 4,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut Didik, untuk menjadi capres minimal popularitasnya harus di atas 90 persen. "Semua capres konvensi demokrat, kecuali Pak Dahlan, itu ada di papan bawah. Jadi konvensi PD ini konvensi belajar yang memang untuk meningkatkan popularitas partai," ujarnya. (fat/jpnn)

JAKARTA, KOMPAS.com — Survei Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) menempatkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai calon yang paling layak memenangkan Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Peneliti SSSG Ilman Nafian merujuk pada survei yang dilakukan baru-baru ini untuk mengukur popularitas peserta Konvensi Partai Demokrat.

Hasilnya, ungkap Ilman, popularitas Dahlan Iskan berada di posisi paling atas dengan 15,1 persen, diikuti Marzuki Alie 12,5 persen, Anies Baswedan 9,2 persen, dan Pramono Edhie Wibowo dengan popularitas sebesar 8,8 persen.

Peserta konvensi lainnya, Dino Patti Djalal, meraih 7,0 persen, Ali Masykur Musa 5,3 persen, Endriartono Sutarto 4,9 persen, Gita Wirjawan 4,3 persen, Hayono Isman 3,4 persen, Irman Gusman 1,6 persen, dan Sinyo Harry Sarundajang 0,6 persen.

Selain menyurvei popularitas peserta konvensi, SSSG juga melakukan survei mengenai peserta yang paling layak memenangkan kompetisi konvensi atau peserta yang paling layak menjadi calon presiden Partai Demokrat. Ilman mengatakan, hasilnya tak jauh berbeda.

Nama Dahlan Iskan tetap berada di posisi teratas (31,8 persen), diikuti oleh Anies Baswedan (5,6 persen), Pramono Edhie Wibowo (2,6 persen), dan Marzuki Alie (2,1 persen). Sementara presentase peserta lainnya tak lebih dari satu persen.

"Survei ini kami lakukan waktu Mahfud MD dan Jusuf Kalla dikatakan ikut konvensi, tapi ternyata mereka menolak. Sebanyak 19,3 persen responden memilih Jusuf Kalla, dan 10,7 persen memilih Mahfud," kata Ilman.

Survei dilakukan pada 25 Agustus sampai 9 September 2013 dengan melibatkan 1.250 responden yang tersebar di 10 kota besar. Sepuluh kota tersebut adalah DKI Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, dan Balikpapan.

Metode pengumpulan data dengan wawancara telepon. Tingkat keyakinan hasil survei ini 95 persen dan sampling of error lebih kurang 2,77 persen. Kriteria responden di 10 kota besar ialah yang memiliki telepon rumah dan telah memiliki hak pilih pada Pemilu 2014. Sampel atau responden diambil secara acak dari nomor telepon yang terdapat di buku daftar pelanggan Telkom.

Mengenai sumber dana untuk melakukan survei ini, SSSG mengaku independen dengan menghabiskan biaya sekitar Rp 60 juta.


PENCITRAAN


TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan meluruskan pemberitaan yang menyebutkan dia mengamuk di tol Semanggi Jakarta, Selasa 20 Maret 2012. Amukan Dahlan dengan membuka palang pintu tol dan mengratiskan hampir 100 penguna tol itu menjadi topik hangat di banyak situs berita, media elektronik hingga jejaring sosial.

Saat mengamuk tadi pagi, Dahlan sempat juga membanting kursi dua petugas jaga loket pintu tol. Namun kata Dahlan, dia bukan membanting kursi itu, tapi justru membuangnya ke jalan. " Saya tidak membanting kursi itu" tulis Dahlan dalam surat elektroniknya yang diterima Tempo dari Tianjin, Cina, Selasa 20 Maret 2012. " Jangan salah, saya malah membuangnya ke pinggir jalan"

Dahlan kini sudah ada di Tianjin, Cina untuk memeriksa kesehatan. Sejak menjalani transplantasi hati pada 6 Agustus 2007 di First Centre Hospital, Tianjin, China, ia wajib mengecek kesehatannnya. Tahun ini, ia akan melewati masa kritis bagi seorang transplantasi liver karena sudah lima tahun.

Pemeriksaan dia kali ini pun, sudah terlambat karena hampir delapan bulan lamanya. Dahlan pun akhirnya berangkat memeriksan diri karena terus ditegur dokter yang lelah mengingatkan karena dia sudah lama menunda pemeriksaan.

Dahlan mengaku sengaja membuang kursi tol itu ke jalanan karena menganggap, kursi penjaga pintu tol itu tidak berguna lagi. Karena toh, petugas yang seharusnya mendudukinya, tidak ada di loket. Padahal, seharusnya pada jam-jam itu, kendaraan banyak mengantri masuk gerbang tol yang begitu panjang.

"Saya marahnya juga bukan mendadak" kata Dahlan. " Sudah tiga bulan saya menahan diri dan meminta urusan antrean masuk tol jangan sampai menjengkelkan"

Menurut Dahlan, ia bahkan selalu mengirimkan pesan pendek tiap minggu soal antrian ini. Plus, setiap kali dia masuk gerbang tol penuh antrian kendaraan, dia selalu mengirimkan sms kepada Direksi Jasa Marga. "Tapi kok tidak ada tindakan nyata" ujarnya.
WDA





TEMPO.CO, Tangerang - Ketika hendak berangkat ke Surabaya, Selasa kemarin, 28 Agustus 2012, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan ternyata menyempatkan diri membersihkan toilet Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Sumber Tempo menyebutkan Menteri Dahlan sempat marah, karena ketika mampir di sebuah toilet di Terminal 2F, ia mendapati toilet tersebut kotor dan bau. Walhasil, mantan Direktur Utama PLN itu langsung menyingsingkan lengan baju untuk membersihkan toilet tersebut.

Mengetahui kejadian itu, pengelola bandara, PT Angkasa Pura II, mengaku kecolongan. Deputi Senior General Manager Angkasa Pura II Bram Broto Tjiptadi membenarkan soal bersih-bersih toilet yang dilakukan Dahlan Iskan.

Dihubungi Tempo, Bram mengatakan apa yang dilakukan Dahlan sebagai kritik dan koreksi bagi AP II. "Kami berterima kasih kepada Pak Menteri. Dengan koreksi ini, kami juga melakukan evaluasi," kata Bram, Selasa, 28 Agustus 2012.

Bram menyatakan ada kemungkinan satu toilet yang kotor itu luput dari pantauan petugas kebersihan. Agak ironis memang, padahal sehari sebelumnya, Staf Ahli Direksi PT AP II, Mulya Abdi, mengatakan tidak seorang pun pejabat yang komplain soal toilet.

"Kertas selembar dan puntung rokok tidak ada. Kami sudah tempatkan provider berbeda untuk membersihkan toilet di masing-masing terminal," kata Mulya.

Ia menyebutkan PT AP II sudah merenovasi 323 toilet bandara yang saat ini, menurut Mulya, sudah wangi. Mulya mengatakan, dulu, mengenali toilet bandara sangat mudah karena tutup hidung pun masih bau pesing. "Sekarang, tutup hidung pun terciumnya wangi," kata Mulya.
Mulya juga mengatakan setiap tiga bulan selalu mengevaluasi kinerja provider yang mengikuti tender, yang dinilai oleh asosiasi toilet Indonesia, YLKI.



VIVAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, kembali beraksi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Kali ini, Dahlan mengatur kemacetan yang terjadi di terminal 2 keberangkatan dan meminta mobil Mercedes Benz mewah yang parkir sembarangan untuk pindah.

Kepala Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi, Jumat, 26 April 2013, menjelaskan, seusai mengikuti salat Jumat dan salat jenazah almarhum ustaz Jeffry Al Buchori, Dahlan Iskan berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk terbang menuju Semarang, Jawa Tengah.

Namun, saat mau memasuki terminal 2, antrean mobil sangat panjang. Dari tanjakan hingga terminal 2F, ditempuh sekitar 10 menit. Kemacetan ini membuat Dahlan Iskan geram dan menelepon Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S. Sunoko.

"Tolong dievaluasi kembali kendaraan yang masuk dalam terminal 2 keberangkatan. Karena ini macet panjang sekali dan kasihan orang yang buru-buru mau berangkat," kata Dahlan Iskan kepada Tri Sunoko seperti disampaikan Faisal Halimi.

Setelah tiba di terminal 2F, Dahlan melihat sebuah mobil Mercedes Benz mewah parkir sembarangan tanpa ada sopir. Dahlan meminta petugas untuk mencari sopir tersebut.

Setelah lima menit, sopir datang dan Dahlan menanyakan siapa pemilik mobil tersebut. Sopir tersebut menyebut nama salah seorang pengusaha terkenal.

"Anda jangan parkir sembarangan, kasihan orang yang macet kepanjangan," kata mantan dirut PT Perusahaan Listrik Negara ini.

Setelah itu, Dahlan mengatur lalu lintas, mengarahkan kendaraan dan taksi agar jalan lancar sekitar 10 menit. Aksi itu terjadi dan menarik perhatian para pengguna jasa bandara.

"Selesai itu, beliau masuk untuk menuju ke Semarang, melihat pabrik gula PTPN IX di Kudus dan Sabtu ada acara bersama Perhutani," kata Faisal. (art)


Pengamat politik Sugeng Soerjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto (Dok Sindonews)
Sindonews.com - Peserta konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat, Dahlan Iskan berjanji tidak akan melakukan kampanye. Ia berjanji, akan tetap fokus bekerja sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurut Pengamat Politik Sugeng Soerjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto, keputusan Dahlan tersebut merupakan salah satu strategi merebut simpati masyarakat.
"Betul (hanya nyari simpati). Ia tahu pasti bagaimana cara merebut hati rakyat," kata Toto Sugiarto melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Minggu (22/9/2013).
Toto menilai, lebih ideal jika Dahlan mundur dari jabatannya. Menurutnya, berbagai gebrakan bisa dilakukan untuk merebut hati rakyat.
"Berbagai gebrakan yang telah dibuat contoh untuk mendapat simpati rakyat. Jika mundur lebih banyak hal yang bisa dilakukan," tukasnya.
Seperti diketahui, Dahlan sendiri sebagai peserta konvensi calon presiden (capres) dari Partai Demokrat, berjanji tidak akan melakukan kampanye. Dahlan mengaku, yang akan berkampanye tim sukses dan relawannya.



Tucuxi-Mobil-Listrik

Tucuxi: Manuver Dahlan Iskan Capres 2014?

Berat sekali pelajaran yang mesti dipetik pak DI mengingat kerusakan yang dialami oleh mobil seharga sekian M itu. Yang lebih besar lagi tentunya damage yang pak DI sendiri kepada potensi pencalonan dirinya. Di awal-awal kemunculannya dulu, DI yang merupakan seorang media darling membumbungkan optimisme masyarakat dengan gaya koboinya yang terkesan membumi namun tegas.

Toh beberapa insiden berikutnya menjadi sebuah kejelasan blunder yang pak DI sudah ciptakan sendiri. Terlalu seringnya DI wara woro dan ‘pamer’ betapa ia sedemikian sederhananya, sedemikian rajinnya, sedemikian membuminya justru mempertemukan masyarakat pada realita bahwa jangan-jangan pak DI gak lebih dari seorang pengidap narsisus akut? Wong sepatu ada label “DI” mobil ada label “DI”.

Seperti yang sudah pernah dibahas pada posting-posting terdahulu, penulis sudah sangat tajam merasakan bahwa Dahlan adalah tipikal pemimpin yang mirip SBY, yakni hobi dengan pencitraan. Bedanya, SBY tidak grabak-grubuk melakukannya sehingga masyarakat susah dengan cepat mengendus hobi pencitraan SBY. Sesusah mengetahui ikan mana minum air atau tidak saat berenang.

dahlan iskan capres 2014

Dahlan Iskan Capres 2014: Strategi Pencitraan?

Nah kalau Pak DI, terlalu masif gelora gebyar-gebyar pencitraannya. Apalagi ia terkesan gak sabaran dan gak fokus. Kalau SBY dengan fasih melakonkan seseorang yang dizolimi, kalau DI berusaha jadi segalanya. Di satu sisi, dia melakoni seorang Ahmadinejad yang begitu membumi, di saat yang lain dia juga berusaha jadi seorang Wright bersaudara yang begitu inovatif dan berani berkorban demi terciptanya mobil Tucuxi, di sisi satunya lagi dia juga begitu getol macem ketua KPK ingin membasmi korupsi, di sisi berikutnya DI juga memerankan seseorang yang seolah-olah ahli dalam menangani kebocoran perusahaan-perusahaan negara. Toh paling enggak, gak ada buktinya sih sampai saat ini.

Terkait Tucuxi, Dahlan Iskan juga agak beda dengan Jokowi. Kalau Jokowi tau aturan. Dia tes Esemka dengan mengikuti koridor yang berlaku; masih inget kan waktu Esemka gagal lulus uji emisi? Jokowi bukannya menyerah dia justru membawa pulang Esemkannya untuk diperbaiki oleh tim anak-anak sekolah tersebut. Akhirnya, Esemka mampu lulus. Kalau Dahlan justru sebaliknya, semuanya ditabrak. Uji emisi dan keselamatan ditabrak, pembikinan plat mobil yang resmi ditabrak, tebing batu juga ditabrak.

Insiden DI ini sudah harus menjadi lampu kuning bagi penduduk Indonesia dalam menentukan pemimpin kita berikutnya. Jangan sampai kejadian rejim SBY jilid 2 kejadian lagi dengan versi yang lebih buruk. Jangan sampai kita dipimpin dengan orang-orang yang rela menubruk koridor legalitas hanya demi libido penciptaan imej. PKS juga yang katanya menjadi salah satu partai yang mungkin usung Dahlan harus sudah bisa nih itung-itung ulang peluang pak DI akibat beberapa kejadian belakangan ini. Jangan sampai PKS memperburuk lagi imej partainya dengan memilih orang yang tidak mampu mengefektifkan kewenangan dirinya untuk kemaslahatan masyarakat.

Ya gimana mau dibilang pak DI efektif, wong sebagai menteri-BUMN justru malah asik dengan “tamiya” barunya yang juga katanya tersandung dugaan percobaan tindakan plagiarisme / pembajakan hak cipta. Duh pak DI, sudahlah pak,…. Jangan hanya karena ambisi Dahlan Iskan Capres 2014, apa-apa menjadi lebay. Mau Jokowi kek, mau Dahlan Iskan Capres 2014 kek, yang penting jangan malah mengorbankan impian rakyat.

Terimakasih untuk : 










Sabtu, 05 Oktober 2013

Ubuntu For Phone

UBUNTU FOR PHONE



Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti "kemanusiaan kepada sesama". Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.
Dengan perkembangan zaman yang sangat cepat kini Ubuntu terlahir dalam bentuk mobile.Ubuntu Touch adalah mobile dengan tampilan antar muka sistem operasi open source Ubuntu yang dikembangkan oleh  Canonical Ltd.Platfrom Ubuntu pertama diluncurkan pertamakali pada 2 januari 2013 dan Ubuntu Touch dirilis oleh developer pada tanggal 21 februari 2013.
Pengguna Ubuntu Phone dapat mengakses keseluruhan sistem hanya dengan menggeserkan jari pada sisi tepi kiri layar.Sekali menggeser maka akan memperlihatkan aplikasi – aplikasi yang telah di set oleh user / default bawaan ubuntu seperti aplikasi social media, kontak,file dan perangkat tambahan lainnya.



Spesifikasi : 
Kriteria
Min
Max
Arsitektur Prosesor
1 GHz Cortex A9
Quad-core A9 or
Intel Atom
Memory
512 MB – 1 GB
Min 1 GB
Penyimpanan
4-8 GB eMMC + SD
Min 32 GB eMMC + SD
Multi-touch
Ya
Ya
Konvergensi desktop yang lengkap
No
Ya


Desingn
















Ubuntu Phone dirancang untuk membuat semua komponen aplikasi dapat di akses dengan mudah dan mendalam.Disetiap tepi layarnya mempunyai tujuan tertentu,membuat semua aplikasi,konten dan kontrol sangat mudah diakses tanpa menavigasikan layar kembali ke tampilan awal (Home Screen).

Everything at your fingertips


















Hanya dengan menggeser jari Anda di ujung kiri tepi layar membuat Ubuntu sangat mudah diakses dan mudah untuk beralih di antara aplikasi aplikasi.Kecepatan pergantian antara satu aplikasi ke aplikasi lainnya akan membuat Anda merasa bergerak cepat dengan Ubuntu.

Favourite apps













Semua aplikasi favorit Anda telah tersedia di tepi kiri layar Ubuntu.Terdapat banyak tempat untuk aplikasi favorit Anda seperti apliksi selamat datang, penunjang sehari hari, atau aplikasi apapun.Ubuntu memungkinkan Anda untuk  beralih sangat cepat diantara aplikasi aplikasi favorit daripada telepon yang lainnya.

Always running












Halaman dikiri atau kanan pada layar utama adalah tempat utuk konten yang sering kita gunakan.Dengan menggeser secara penuh dari kiri ke kanan akan membuat Anda melihat seluruh aplikasi yang terbuka dan menggeser penuh dari kanan akan membawa Anda kepada aplikasi yang terakhir digunakan.Beralih antara aplikasi aplikasi yang sedang berjalan terasa lebih cepat dan mudah.



Going back














Menggerkan jari Anda dari kanan layar membuat anda kembali pada aplikasi yang terakhir Anda buka, menggesernya lagi akan membuat Anda kembali pada aplikasi lain sebelum itu.Ini ada hal biasa untuk membuat semua alplikasi berjalan secara bersamaan, itulah sebabnya ubuntu dirancang multitasking.Tidak ada smartphone lainnya yang memungkinkan Anda untuk beralih diantara aplikasi aplikasi seperti ini.

Content, not controls















Menggerser dari tepi bawah layar akan membuka kontrol aplikasi. Anda dapat menampilkannya secara langsung atau tidak, dimana ini berarti kontrol aplikasi tidak mengambil ruang untuk tampilan layar utama Anda.Anda dapat secara penuh melihat foto, halaman web, pesan, musik dan aplikasi.





Apa yang membuat Ubuntu Touch Phone  hebat ?

Ubuntu Touch Phone adalah Operating System yang sangat sederhana seperti yang selama ini kita lihat pada komputer tetapi kali ini kita bisa melihatnya pada layar yang kecil.Hal ini membuat Ubuntu Touch Phone memiliki kemampuan akses tercepat seperti halnya Operating System pada komputer.
Ubuntu Touch Phone tetap menampilkan tampilan layar ubuntu secara penuh walaupun ketika Ubuntu sedang terhubung pada monitor (atau TV dalam hal ini).Anda dapat membawa desktop komputer pada kantong saku anda!.



Bagaimana saya bisa mendapatkan Ubuntu Touch OS ? 
Bagaimanapun juga Ubuntu tidak akan diperjual belikan dipasaran.Oleh karena itu Anda harus mencarinya secara manual, setidaknya sampai Ubuntu mendapatkan kerja sama antara smartphone atau meluncurkan perangkatnya.
Ubuntu Touch OS versi 1.0 akan dirilis pada tanggal 17 Oktober.Anda bisa mendownload dan mengistalnya nanti.Tentu saja Anda akan memerlukan perangkat yang mendukung, daftar resmi perangkat yang mendukung untuk ini belum dirilis tetapi Canonical memiliki daftar perangkat beta yang mendukung.
Daftar ini termasuk Nexus 4, Galaxy Nexus, Nexus 7 dan Nexus 10.Mungkin ketika pihak lain telah mengetahui tentang Ubuntu For Phone mereka akan membuat perangkat yang kompatible dengan smartphone ini.Mari kita tunggu dan lihat.







 Terimakasih kepada :